Selasa, 04 September 2018

Karakteristik dan Jenis Kertas dalam Dunia Percetakan

Memahami Beberapa Karakteristik Jenis Kertas dalam Dunia Percetakan

Kertas merupakan faktor terpenting dalam dunia percetakan atau offset, tentu tidak dinamakan offset jika bahan yang digunakan bukanlah kertas. Karena itu menjadi penting untuk memahami karakteristik jenis kertas yang sering digunakan atau sekadar menambah pengetahuan mengenai dunia offset. Dalam dunia percetakan ada banyak sekali jenis kertas yang dapat dipilih/dicetak menjadi sebuah produk, hal ini tentu dipilah berdasarkan fungsi dan tujuannya. Artinya untuk mendapatkan hasil yang bagus harus menggunakan kertas yang mahal, padahal tidak selamanya begitu. Berikut beberapa karakteristik jenis kertas yang sering digunakan dalam dunia percetakan.

1. Kertas HVS
Kertas HVS merupakan jenis kertas yang paling umum dan terkenal, kertas jenis ini sangat sering digunakan dan banyak dijumpai di toko-toko kecil sekalipun. Kertas yang populer digunakan untuk foto copy dan mencetak dokumen karena teksturnya yang tidak terlalu halus. Kertas jenis ini dibuat dari bubur kertas yang tidak mengandung lignin atau perekat antar serat di dalam pohon. Kertas HVS juga dibagi lagi dalam beberapa kategori, mulai dari ukuran A0 sampai A10 dan berat 70 gram sampai 310 gram, namun gramasi yang umum dan tersedia dipasaran adalah 70gr, 80gr, dan 100gr.

2.  Kertas NCR
Kertas NCR merupakan kepanjangan dari Non Carbon Required, yang sebagian orang menyebutnya dengan istilah kertas karbon. Meskipun sejatinya kertas ini dibuat untuk menggantikan kertas karbon, karena secara fungsi kertas karbon dan kertas NCR sama, yaitu untuk menyalin tulisan. Kertas jenis ini ada berbagai warna, bertekstur lembut dan sangat tipis, banyak dijumpai/digunakan untuk pembuatan nota, kwitansi dan bukti transaksi lainnya.

3. Kertas Jasmine
Kertas yang memiliki tekstur sedikit efek glitter pada permukaannya. Kertas jenis ini sering digunakan untuk mencetak undangan karena karakteristiknya yang unik sehingga memberikan kesan mewah. Kertas jenis ini juga bisa dijadikan amplop untuk keperluan kantor, meskipun harga kertas jasmine terbilang lebih mahal dari pada kertas art cartoon atau fancy paper

4. Kertas Samson / Kraft  
Kertas ini merupakan kertas dari hasil daur ulang. Kertas samson atau kraft memiliki perbedaan meskipun sebgian orang memilih untuk menyamakannya. Jika dilihat dari karakteristiknya kertas samson memiliki tekstur halus/ licin pada bagian luar dan dalam. Namun, untuk kertas jenis kraft memiliki tekstur kasar pada bagian luar dan dalamnya. Kertas ini berwarna coklat pada bagian luar dan coklat pudar pada bagian dalamnya. Memiliki gramsi mulai dari  70 gr 80 gr, 100gr, 125gr, 150 gr, 200gr, hingga 220 gr. Kertas jenis ini sering digunakan sebagai bahan pembuatan paper bag.

5. Kertas Duplex / Marga
Jneis kertas yang paling sering digunakan untuk box makanan atau kemasan makanan, seperti kotak nasi, kotak brownies, atau juag kotak snack. Karakteristik kertas jenis ini memiliki warna putih pada bagian luar dan berwarna abu-abu pada bagian dalamnya. Memiliki tekstur halus pada bagian luar sehingga mudah untuk dicetak warna. Kertas duplex memiliki beberapa jenis gramasi, mulai dari 230gr, 250gr, 270gr 300gr, 350gr, hingga 400gr.
 
6. Kertas Art Paper dan Art Cartoon
Kertas art papeer sering juga disebut dengan kertas HVS premium karena permukaannya yang halis/licin. Kertas jenis ini sering digunakan untuk mencetak brosur dan juga kalender. Gramasi kertas jenis ini mulai dari 85 gr sampai 190 gr. Kertas art cartoon memiliki striktur atau teksur mirip dengan art paper, namun lebih tebal dan berat. Kertas art cartoon biasanya digunakan untuk cetak kalender, paper bag, undangan, kartu nama, cover buku, dan katalog. Gramasi art cartoon mulai dari 210 gr hingga 400 gr.

5. Kertas Ivory
Kertas ivory memiliki tekstur mirip dengan art carton dan art paper. Namun warna kertas ivory lebih buram dan hanya satu sisi yang permukaannya licin. Gramasinya juga sama dengan kertas art caroon mulai dari 210 gr hingga 400gr.  Jenis kertas ini sangat cocok untuk poster, buku agenda dan kemasan produk makanan seperti paper tray atau box kebab.

Rabu, 21 Maret 2018

Kekurangan dan Kelebihan Kemasan Kertas

Kekurangan dan Kelebihan Kemasan dari Bahan Kertas

Dewasa ini, kita tentu sudah sangat familiar dengan kemasan dari bahan kertas, baik itu untuk kemasan makanan mapun untuk kemasan produk yang lain. Seperti halnya kemasan dari bahan plastik, kemasan dari bahan kertas kini juga semakin banyak digunakan. Bahan ketika kita membeli makanan di simpang atau pinggir jalan pun, produsen/penjual lebih memilih menggunakan kemasan dari bahan kertas, meskipun dalam beberapa bagian juga masih terdapat plastik. Pertanyaan sederhana adalah, apakah efek dari pengurangan limbah plastik sehingga banyak yang beralih menggunakan kemasan dari bahan kertas. Namun pada faktanya limbah plastik juga masih menumpuk, dan tentu akan sangat sulit dipisahkan kehidupan modren dari plastik. Buktinya, kemasan yang ramah lingkungan pun masih membutuhkan bahan lain yang masih berbau-bau plastik. Kemasan ayam goreng, kemasan rokok, jok mobil baru pun dilapisi plastik, kulkas yang baru dibeli pun dibungkus dengan plastik, bahkan kemasan nasi pecel yang dipincuk menggunakan daun pun masih dimasukkan ke kemasan plastik untuk memudahkan dalam membawa. So di mana letak pengurangannya? Penggunaan kantong plastik yang berbayar di swalayan-swalayan tentu itu tidak dapat menangggulangi membeludaknya limbah plastik yang ada. 100% itu hanya persoalaan dalam dunia usaha semata. Akan tetapi apapun tujuannya, tulisan ini tidak bermasukud untuk mengunggulkan salah satau jenis kemasan yang umum digunakan, karena nyatanya kedua kemasan tersebut juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. 

Kelebihan kemasan dari bahan kertas tidaklah perlu diulas panjang lebar. Mengapa? Karena dengan banyaknya permintaan dan penggunaan kemasan dari bahan kertas sudah menunjukkan adanya faktor x yang membuat produsen atau penjual memilih kemasan tersebut. Faktor tersebut bisa dari segi ekonomisnya, efisien, model, dan tentu ada banyak faktor lain.

Kekurangan Kemasan dari Kertas 
Kekurangan dari kemasan bahan kertas ini dirasa perlu untuk ditulis agar berimbang terkait konten kelebihan dan kekurangan kemasan tersebut. Dari asal bahan kita dapat menganalisi secara umum terkait kemasan dari bahan kertas tersebut. Pada dasarnya karena bahannya kertas tentu sifat-sifatnya tidak akan jauh dari bahan utama yang digunakan. Sebagai contoh, kertas akan menjadi bubur bila terkena air, maka kemasan dari bahan kertas pun juga akan demikian. Kekurang jenis kemasan dari bahan ini di antaranya sebagai berikut.
1. Tidak tahan air
2. Mudah terbakar 
3. Mudah sobek
4. Tidak mampu menopang terlalu berat
5. Reusable yang terbatas
6. Jenis kertas tertentu dirasa kurang higienis bila digunakan untuk membungkus makanan
7. Ada beberapa jenis kemasan dari kertas yang dilapisi plastik tipis untuk menambah kesan mewah, menambah daya tahan, sehingga dalam konteks ini dapat dikategorikan pada kemasan yang tidak ramah terhadap lingkungan. 

Demikian tulisan singkat ini dibuat, tentu masih butuh banyak sekali revisi dan pembenaran akurat berdasarkan penelitian yang ilmiah. Hal tersebut menyangkut tulisan ini hanya bersifat pendapat atau opini semata.

Selasa, 20 Februari 2018

Tips dan Cara Membuat Paper Bag / Tas Kertas

Paper bag apa sih? Mungkin bagi sebagaian orang ada yang belum mengetahui apa itu paper bag, paper bag bisa juga diterjemahkan tas kertas (dalam bahasa Indonesia) yang artinya tas yang terbuat dari bahan kertas, untuk kebutuhan kemasan sebuah produk mapun untuk kebutuhan yang lain. Baiklah, dalam kesempatan kali ini, saya akan membagikan ringkasan sederhana tips dan cara untuk membuat tas kertas sendiri. 
Sebelum membuat paper bag alangkah baiknya kita mempersiapkan beberapa bahan seperti;
1.  Kertas (bisa kertas apa saja yang pentong bisa kita tandai untuk potongan dan ukuran)
2. Penggaris dan pensil atau bulpoint
3. Siapkan guntig atau pemotong kertas
4. Lem atau bisa juga menggunakan double tape
5. Siapkan juga pembolong kertas dan tali (bisa menggunakan tali spatu atau yang lain)

Potong dan Garis Paper bag sesuai dengan ukuran yang akan kita buat
Contoh: kita akan membuat paper bag dengan ukuran panjang 15 x tebal 5 x tinggi 20 cm.  

Cara membuat paper bag
Kali ini saya akan jelaskan untuk pembuatan paperbag dengan ukuran jadi 15 cm X 20 cm dengan ketebalan 5 cm. Pertama siapkan dulu penggaris pisau cuter dan kertas tentunya. Mari kita mulai dengan tanda garis putus (berwarna merah) di atas (menunjukan rel atau tanda yang akan dibentuk untuk lipatan), sedangkan yang bersambung atau sisi paling luar adalah batas potongan.
Coba perhatikan angka-angka pada gambar cara membuat paper bag di atas, berikut penjelasannya:

(1) Adalah panjang dan ketinggian dari ukuran yang kita inginkan ( panjang 15 x tinggi 20 cm.
(2) Adalah ukuran untuk bisa dimasukan kedalam paper sebelum dilakukan pembolongan untuk tali gantungan, lebarnya kurang lebih 3 s.d. 4 cm.
(3) bagian ini adalah untuk ketebalan ( 5 cm).
(4) bagian ini tidak memliki peran untuk pelipatan saat akan melakukan pengeleman tahap akhir, yang perlu diingat ketinggian bidang ini harus sama dengan setengah dari ketebalan ukuran paperbag yang akan kita buat, dimaksudkan untuk mengasilkan garis tengah dengan kemiringan 45 derajat.
(5) untuk bagian ini fungsinya untuk pengeleman untuk membuat paperbag ini menjadi sebuah kotak, lebarnya bisa 1 s.d. 2 cm.
(6) bagian ini adalah sisi bawah dari paper bag jika sudah jadi. Ukurannya harus lebih dari dari lebar setengahnya angka (3) dimaksudkan untuk pengeleman tahap akhir.

Begitulah saya rasa ringkasan sederhana tips dan cara dalam proses pembuatan paper bag atau tas kertas. Semoga bermanfaat.